
Jabatan
Calon Wakil Bupati Mamberamo Raya (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Papua
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
8
Berdasarkan 8 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kurang Meritokratis
Berdasarkan data yang tersedia, penempatan Bapak Dius Enumbi sebagai Calon Wakil Bupati Mamberamo Raya kurang meritokratis. Riwayat pendidikan dan organisasi menunjukkan keterkaitan yang terbatas dengan tugas dan tanggung jawab jabatan yang diemban. Keterbatasan data riwayat pekerjaan menjadi faktor signifikan dalam penilaian ini.
Kesesuaian Pendidikan
Riwayat pendidikan Bapak Dius Enumbi, yang mencakup SD, SMP, dan SMK, tidak secara langsung relevan dengan kompleksitas tugas seorang Wakil Bupati. Pendidikan formal yang lebih tinggi di bidang pemerintahan, hukum, atau ekonomi akan lebih mendukung kompetensi dalam jabatan tersebut.
Pengalaman Relevan
Pengalaman organisasi menunjukkan keterlibatan dalam kegiatan kemahasiswaan dan partai politik. Namun, pengalaman ini belum tentu mencerminkan kemampuan manajerial atau pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan daerah. Ketiadaan informasi mengenai riwayat pekerjaan menjadi kekurangan besar dalam menilai relevansi pengalaman.
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Dius Enumbi, mantan bendahara, dipanggil KPK terkait kasus korupsi dana operasional Pemerintah Provinsi Papua.
SumberDius Enumbi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan diduga merugikan negara sebesar Rp1,2 triliun.
SumberDius Enumbi bersama Lukas Enembe diduga menggunakan uang hasil korupsi sebesar Rp1,2 triliun untuk membeli jet pribadi.
SumberDius Enumbi terlibat dalam kasus dugaan korupsi namun pihak KPK belum melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.
SumberDius Enumbi diperiksa KPK sebagai tersangka korupsi dana operasional gubernur Papua era Lukas Enembe.
SumberDius Enumbi diduga menjadi tersangka utama dalam kasus korupsi dana operasional provinsi Papua senilai Rp1,2 triliun, termasuk suap dan penyalahgunaan anggaran.
SumberUang hasil korupsi diduga digunakan untuk membeli jet pribadi dan private jet milik Gubernur Lukas Enembe, melibatkan Dius Enumbi sebagai koordinator aliran dana.
SumberKPK menyelidiki hasil sewa apartemen dan aset lain yang diduga dibayar dengan dana korupsi operasional Papua, melibatkan Dius Enumbi.
SumberAliran uang korupsi juga melibatkan pembayaran kepada pramugari dan pengusaha melalui showroom mobil, menambah kompleksitas kasus.
SumberDius Enumbi resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp1,2 triliun di Papua yang diungkap oleh KPK.
SumberDi Bawah Rata-rata
Liputan Terbatas
Diliput 67% lebih sedikit dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
3 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.5.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Papua
78 pejabat publik dari Provinsi Papua terindeks di platform.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
Tempo.co memuat 6 artikel — paling banyak dari 17 media yang pernah meliput.
Catatan
Lahir di Paniai
18 pejabat publik lain juga lahir di Paniai.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
36
artikel total · 40 bulan tercatat
24
media unik · dari 36 artikel
Liputan beragam · top 19%
Top 5 Media
KPK Periksa Dius Enumbi Tersangka Korupsi Dana Operasional Gubernur Papua Era Lukas Enembe - Konteks.co.id
Konteks.co.id · 22 November 2025
NegatifTeks menyebutkan Dius Enumbi diperiksa KPK sebagai tersangka korupsi.
KPK Panggil Eks Bendahara Pengeluaran Provinsi Papua Dius Enumbi
news.fin.co.id · 21 November 2025
NegatifDius Enumbi "KPK Panggil" sebagai eks bendahara, mengindikasikan pemeriksaan terkait kasus.
KPK Panggil Eks Bendahara Dius Enumbi di Kasus Korupsi Dana Operasional Pemprov Papua
Inilah.com · 21 November 2025
NegatifTeks melaporkan Dius Enumbi dipanggil KPK terkait "Kasus Korupsi Dana Operasional".
Dius Enumbi Bersama Lukas Enembe Pakai Uang Korupsi Rp1,2 Triliun Beli Private Jet
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Rmol.id · 12 Juni 2025
NegatifTeks menyatakan Dius Enumbi "Pakai Uang Korupsi Rp1,2 Triliun Beli Private Jet".