
Jabatan
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Fraksi
Independen
Provinsi / Dapil
—
Periode
—
Artikel Terindeks
267
Berdasarkan 267 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung bernada positif — meliputi pencapaian, kebijakan pro-rakyat, atau kontribusi yang diapresiasi publik.
Kurang Meritokratis
Penilaian meritokrasi Adhyaksa Dault sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menunjukkan relevansi yang terbatas. Meskipun memiliki pengalaman dalam organisasi kepemudaan dan pendidikan yang relevan, terdapat kesenjangan signifikan antara latar belakang akademis dan profesionalnya dengan jabatan yang diemban. Data yang tidak lengkap mengenai lembaga tempat beliau menjabat juga menjadi pertimbangan.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S3 Teknik Kelautan kurang relevan secara langsung dengan jabatan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Namun, pengalaman magister di FISIP UI mungkin memberikan pemahaman tentang dinamika sosial dan politik yang berguna dalam kepemimpinan organisasi.
Pengalaman Relevan
Pengalaman sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta keterlibatan dalam berbagai organisasi kepemudaan seperti KNPI dan MPI memberikan pengalaman kepemimpinan dan pemahaman tentang isu-isu pemuda. Namun, pengalaman sebagai penasehat hukum dan komisaris independen kurang relevan dengan peran kepramukaan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Daftar Lengkap
Tanpa Periode
Syifa Hadju dinikahkan oleh wali hakim karena ayahnya tidak hadir, menimbulkan pertanyaan tentang prosedur pernikahan tradisional.
SumberAdhyaksa Dault menyatakan tidak ada masalah meski ayah kandung Syifa Hadju absen, namun hal ini menjadi sorotan media.
SumberAyah kandung Syifa Hadju tidak hadir di pernikahan putrinya dengan El Rumi, menimbulkan spekulasi tentang hubungan keluarga.
SumberAdhyaksa Dault terlibat dalam penyelidikan terkait dugaan penggelapan aset Kwarnas dan pom bensin, termasuk laporan ke Bareskrim dan penyelidikan polisi.
SumberAdhyaksa Dault diminta klarifikasi oleh Presiden Jokowi terkait dugaan hubungannya dengan HTI, yang kemudian dinyatakan sudah clear.
SumberBeberapa laporan politik, termasuk perbandingan dengan Prabowo dan tuduhan penipuan, dilaporkan ke Bareskrim namun kemudian dihentikan.
SumberAdhyaksa Dault menjelaskan bahwa ayah kandung Syifa Hadju tidak dapat hadir dan diwakilkan, menimbulkan spekulasi publik.
SumberBerita menyebutkan Adhyaksa Dault beraksi di tipikor terkait kasus korupsi Hambalang, menimbulkan pertanyaan tentang peranannya.
SumberAdhyaksa Dault dilaporkan buwas ke Bareskrim, menimbulkan dugaan pelanggaran hukum dan potensi penyalahgunaan jabatan.
SumberBank Rakyat Indonesia (BRI) memberhentikan Adhyaksa Dault dari posisi komisaris, menandakan adanya masalah integritas atau konflik kepentingan.
SumberCatatan
Anggota Fraksi Independen
Salah satu dari 4 anggota fraksi Independen di seluruh lembaga publik.
Catatan
Media Paling Sering Meliput
detikNews memuat 14 artikel — paling banyak dari 34 media yang pernah meliput.
Di Atas Rata-rata
Jaringan Luas
Terhubung dengan 13 pejabat lain dalam jaringan kolega.
Dianalisis 11 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
317
artikel total · 214 bulan tercatat
88
media unik · dari 317 artikel
Liputan beragam · top 18%
Top 5 Media
POLITIK Adhyaksa Dault Ingatkan Budi Arie: Jangan Provokasi Rakyat dengan Wacana Percepatan Pemilu
KoranKota · 26 Agustus 2026
NetralTeks memberitakan sikap Adhyaksa Dault yang mengingatkan Budi Arie soal provokasi pemilu, bersifat informatif tanpa nada positif atau negatif yang kuat.
Adhyaksa Dault gabung jadi kader Gerindra
Merdeka.com · 17 Juli 2026
NetralTeks hanya menyebut Adhyaksa Dault "gabung jadi kader Gerindra" secara faktual tanpa penilaian positif atau negatif.
Adhyaksa Dault: Jakarta perlu pemimpin seperti Ridwan Kamil
Merdeka.com · 9 Juli 2026
NetralTeks membahas pernyataan Adhyaksa soal pemimpin Jakarta, bukan penilaian langsung terhadap dirinya.
Adhyaksa Dault sindir gaya Ahok dan bandingkan dengan Erdogan
Topik Utama
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Dianalisis 11 Mei 2026
Merdeka.com · 7 Juli 2026
NetralTeks membahas sindiran Adhyaksa kepada Ahok, bukan penilaian jelas terhadap Adhyaksa.