
Jabatan
Calon Bupati Kolaka Timur (Pilkada 2024)
Fraksi
Provinsi / Dapil
Sulawesi Tenggara
Periode
2024-2029
Artikel Terindeks
83
Berdasarkan 83 artikel
Pemberitaan media tentang pejabat ini cenderung netral atau berimbang — tidak dominan positif maupun negatif.
Kategori Pemberitaan
Topik Utama
Kurang Meritokratis
ABD. AZIS memiliki latar belakang pendidikan hukum yang relevan untuk jabatan publik. Namun, kurangnya informasi mengenai riwayat pekerjaan menjadi kendala dalam menilai pengalaman praktisnya dalam pemerintahan. Keikutsertaan dalam organisasi KONI menunjukkan kemampuan kepemimpinan, tetapi relevansinya langsung dengan jabatan Bupati perlu dipertimbangkan lebih lanjut.
Kesesuaian Pendidikan
Pendidikan S.H. dan M.H. relevan dengan pemahaman hukum dan tata negara yang dibutuhkan dalam pemerintahan daerah. Gelar ini memberikan dasar teoritis yang kuat untuk pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan.
Pengalaman Relevan
Tidak tersedianya data riwayat pekerjaan menjadi kekurangan signifikan dalam penilaian. Keikutsertaan sebagai Ketua KONI menunjukkan kemampuan memimpin organisasi, namun pengalaman dalam birokrasi pemerintahan daerah tidak terkonfirmasi. Hal ini mengurangi keyakinan akan kesiapan praktisnya dalam mengelola pemerintahan.
Faktor Pendukung
Faktor Pengurang
Dianalisis 11 Mei 2026
Daftar Lengkap
Abdul Azis ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK hanya lima bulan menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur, menimbulkan tuduhan korupsi dan penyalahgunaan jabatan.
SumberKPK menuduh Abdul Azis terlibat korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, dengan dugaan penyimpangan dana publik.
SumberLaporan mengungkap bahwa Abdul Azis memiliki kekayaan pribadi mencapai puluhan miliar rupiah, menimbulkan pertanyaan tentang sumber dana dan potensi suap.
SumberDiduga terlibat dalam kasus korupsi terkait pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, yang menjerat Bupati Kolaka Timur Abdul Azis.
SumberAbdul Azis ditangkap oleh KPK dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT).
SumberAbdul Azis ditangkap oleh KPK sebagai bagian dari operasi penegakan hukum OTT KPK, menjadi kepala daerah pertama yang ditangkap pada era Pilkada 2024.
SumberKPK menuduh Abdul Azis terlibat dalam suap dan gratifikasi terkait proyek pembangunan RSUD, yang berujung pada penetapan tersangka dan vonis penjara.
SumberLaporan masyarakat menyebut adanya suap dan gratifikasi dalam proses pemilihan wakil bupati Kolaka Timur, melibatkan Abdul Azis dan sejumlah anggota DPRD.
SumberAbdul Azis, Bupati Kolaka Timur, ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan korupsi. Kasus ini melibatkan penyalahgunaan wewenang dan potensi kerugian negara.
SumberKPK menangani kasus Abdul Azis sehingga menghentikan kariernya sebagai bupati
SumberDi Atas Rata-rata
Sorotan Media Tinggi
Diliput 439% lebih banyak dari rata-rata anggota Kepala Daerah.
Catatan
Skor Merit Sedang
Peringkat #974 dari 1358 anggota Kepala Daerah (skor 50).
Di Bawah Rata-rata
Banyak Kontroversi
3 kontroversi tercatat — rata-rata di Kepala Daerah adalah 0.8.
Di Bawah Rata-rata
Pemberitaan Bernada Negatif
59% dari 61 artikel teranalisis bernada negatif.
Catatan
Anggota Kepala Daerah
Salah satu dari 2607 anggota Kepala Daerah yang terindeks.
Catatan
Mewakili Sulawesi Tenggara
132 pejabat publik dari Provinsi Sulawesi Tenggara terindeks di platform.
Dianalisis 9 Mei 2026 · agregasi statistik dari rekan satu lembaga
120
artikel total · 47 bulan tercatat
60
media unik · dari 120 artikel
Liputan beragam · top 8%
Top 5 Media
Penjelasan KPK setelah Offside Sebut Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT ternyata Abdul Azis Lagi Rakernas
SINDOnews Nasional · 7 Agustus 2025
NetralProfil Abdul Azis Bupati Kolaka Timur, Mantan Polisi yang Terjaring OTT KPK!
Suara.com · 7 Agustus 2025
NegatifTerjaring OTT KPK adalah kejadian negatif.
Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Ini Faktanya
Mistar.id · 7 Agustus 2025
NegatifTerjaring OTT KPK adalah kejadian negatif.
Profil Bupati Kolaka Timur Abdul Azis: Dari Polisi ke Politik
Tirto.id · 7 Agustus 2025
Dianalisis oleh AI · Data diperbarui secara berkala
Teks hanya memberikan informasi mengenai profil tanpa sentimen.